Bumiayu, Brebes – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SLB Mutiara Hati Bumiayu. Dua murid terbaik berhasil meraih Juara 1 tingkat Cabang Dinas Pendidikan dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Pendidikan Khusus Tahun 2026 dan berhak melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kedua murid tersebut adalah Risqi Al Farel, yang berhasil meraih Juara 1 pada cabang Fotografi jenjang SMP/SMALB, serta Yamiel Hanief, Juara 1 pada cabang Menyanyi Solo jenjang SMPLB/SMALB.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan keduanya menjadi perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI untuk berkompetisi pada ajang FLS3N tingkat provinsi.
Dari Bumiayu Menuju Panggung Provinsi
Bagi Risqi Al Farel, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Risqi merupakan murid tunarungu yang memiliki ketertarikan dan kemampuan dalam bidang fotografi.

Melalui kamera, Risqi mampu menangkap berbagai sudut pandang dan mengubahnya menjadi karya visual yang memiliki cerita. Prestasi Juara 1 tingkat Cabdin menjadi langkah penting baginya untuk menunjukkan bahwa karya tidak selalu membutuhkan banyak kata, terkadang sebuah gambar mampu berbicara jauh lebih banyak.
Sementara itu, Yamiel Hanief, murid dengan autisme, menunjukkan kemampuannya melalui bidang seni suara. Dengan ketekunan dalam berlatih dan dukungan dari guru serta keluarga, Yamiel berhasil meraih Juara 1 Menyanyi Solo SMPLB/SMALB tingkat Cabdin.

Dua prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa setiap murid memiliki jalan dan panggungnya masing-masing untuk bersinar.
Bukan Sekadar Juara
Bagi SLB Mutiara Hati, capaian FLS3N ini bukan semata-mata tentang piala dan peringkat. Lebih dari itu, prestasi ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk terus menemukan, mengembangkan, dan memberikan ruang bagi setiap murid agar mampu menunjukkan potensi terbaiknya.
Setiap murid memiliki keunikan. Ada yang menemukan kekuatannya melalui akademik, olahraga, keterampilan, seni, teknologi, maupun bidang lainnya. Tugas sekolah adalah membantu menemukan potensi tersebut dan memberikan kesempatan untuk berkembang.
“Setiap murid memiliki potensi. Tugas kita bukan membandingkan mereka, tetapi menemukan cahaya yang ada dalam diri masing-masing dan membantu mereka membuatnya bersinar.”
Keberhasilan Risqi dan Yamiel juga tidak terlepas dari dukungan guru, orang tua, serta seluruh keluarga besar SLB Mutiara Hati yang terus memberikan pendampingan dan motivasi.
Selangkah Lagi Menuju Jawa Tengah
Setelah berhasil menjadi Juara 1 tingkat Cabdin, perjuangan Risqi Al Farel dan Yamiel Hanief belum selesai. Keduanya kini bersiap membawa nama SLB Mutiara Hati dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Sekolah berharap kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi keduanya, sekaligus menjadi motivasi bagi murid-murid SLB Mutiara Hati lainnya untuk berani mencoba, berlatih, berkarya, dan berprestasi.
Dari Bumiayu, dua talenta istimewa melangkah menuju panggung Jawa Tengah.
Risqi Al Farel. Yamiel Hanief. Dua anak, dua potensi, satu semangat: berani berprestasi.
SLB Mutiara Hati BERMUTU
Rumah Belajar, Tumbuh, Mandiri, dan Berprestasi bagi Anak Berkebutuhan Khusus.